Filipi
2:12-18
MENGATASI
PERTENGKARAN

Melalui surat ini, Paulus
menyampaikan nasehat kepada Jemaat di efesus…,tetapi sekarang, di dalam Kristus
Yesus, kamu yang dahulu jauh sudah menjadi dekat oleh darah Kristus. Karena
Dialah damai sejahtera kita yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah
merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan. Karena itu kebiasaan bertengkar
tidak diperkenankan oleh Allah. Kita mesti menyadari bahwa Tuhan memanggil kita
untuk menguasai diri, sebab dalam Kristus kita dipanggil untuk menciptakan
perdamaian. Orang-orang yang mencintai pertengkaran adalah orang yang berada di
luar Kristus, seakan-akan hidup tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dunia.
Bagaimana dengan kita, apakah
kita sudah menempatkan Kristus sebagai pusat dari kehidupan kita? Apakah kita
sudah hidup dalam ketentuan yang dijanjikan, dan hidup di dalam dunia ini
dengan pengharapan hanya kepada Allah?
Apakah kita sudah menempatkan Kristus sebagai pusat dari kehidupan kita?
ReplyDelete